Nikmat Syukur

” Hinakah kita ketika fasilitas hidup yang kita terima lebih rendah dibanding dengan tetangga saudara kita yang lain ? Penghasilan tidak sebanyak kolega kita. Karir tidak secepat teman-teman seangkatan kita. Demikian dengan suasana kerja tidak senyaman yang kita harapkan. Dapatkah kita mensyukuri semua itu sebagai nikmat ? “

Diambil dari Al-Qalam No.52 / Tahun XI,”Syukur Membawa Nikmat”

Sewaktu membaca seluruh artikel dalam lembar jumat itu rasanya hati ini jadi malu sendiri, rasanya benar-benar telah menjadi orang yang nggak tau terima kasih. Bagaimana kita telah di beri kehidupan yang indah ini, di semua yang kita inginkan.

Mungkin kita harus selalu melihat ke atas untuk mencapai tujuan kita, kita harus melihat keatas untuk maju. Tapi jangan lupa kita juga harus selalu melihat kebawah, bagaimana masih ada orang-orang yang masih jauh dari pada nikmat yang diberikan oleh Allah AWT kepada kita. Melihat kebawah juga bisa menjadi introspeksi bagi kita.

Tanpa sagar kita selalu menuntut, kita selalu meminta. Jika ada yang kurang kita selalu menyalahkan yang Maha Kuasa, atas takdir yang diberikan. Padahal begitu besar nikmat yang telah di berikan kepada kita. Dengan mensyukuri nikmat Allah SWT kita juga dapat membuka pintu  kekufuran lebar-lebar. Apalagi di jaman penuh hedonisme ini.

Benar-benar kita harus bersyukur kepada Allah, buktinya masih banyak orang yang kaya tapi tidak di beri kebahagian. Juga masih banyak orang yang bahagia tapi masih belum mendapatkan kehidupan yang layak.

Marilah kita belajar untuk nikmat syukur, termasuk saya sendiri. Amien.

Tentang syafur

aku adalah yang orang liat dan pikirkan
Pos ini dipublikasikan di Rohani. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s