Tulisan dari Sahabat

“Ya, Allah irfan terima kasih banyak, kamu sudah mengingatkan aku yang khilaf ini.
emang aku dulu egois, dan gak pinter dalam segala hal, dan juga aku dulu pinter ngomong dpn umum (ngibulin dosen), sekarang berkat bantuan mu dulu-dulu, aku dah ada di singapore. wah, irfan aku bangga sama jasa2 kamu. sebenarnya, aku masih rindu taman kuliah, taman dimana aku bisa menjadi orang yang dewasa, dan berpengalaman. aku cinta dunia kita yang hilang dimakan waktu. tahu gak, aku hampir nangis (walau gak nangis2 terlalu -so, sorry gitu-) saat baca eMail ini. aku jatuh rindu dengan kehidupan baik disaat manis dan pahit kita dulu. salamku untuk semua teman2 ku di di surabaya, khususnya sama yuda ya, irfan.
sekarang aku di EPSON singapore, veber di EPSON Jepang, dan arif sekarang di Kalimantan. doakan kita ya. aku cinta2 rindu2 dan sayang2 kalian semua……………………………….aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
wahai sahabat sejatiku.

Wassalamu’alaykum WrWb/

emailku di kantor:
ahmad.xxxx@epson.co.id”

“Irfaannnn,

First of all..I’m salute of you..
Nice story and bring me to old memory..Wonderful!

Apa yg km tulis itu sudah menjadi rangkuman perjalanan panjang kita dalam bersama meniti masa depan yg tentunya akan menemukan jalanya masing2 dalam kesuksesan.Amiin Allahumma Amin.

Apa km harapkan semoga kelima sahabt ini dapat merasakan jua dan pada akhirnya dapat bersua lagi dan mereview kembali untuk saling support..doakan semoga kita bisa.

Tuhan telah menyediakan lahan untuk kita masing untuk kita tanami dengan benih2 masa depan..sampai waktunya kita akan memanen semua itu..Dan aku optimis Kau, aku dan kawan2 yg lain punya tanaman yg berbeda yg terpenting adalah bagaimana agar tanaman itu tetap bisa dalam satu taman yg saling mengisi, menghiasi dan saling menyuburkan alam sekitarnya..Aminn

Keep kompak and solid friendship.

Selamat Berjuang.”

“Seseorang mendapatkan takdirnya sendiri2, kita tidak tahu kapan takdir kita yang terbaik. Sekarang di bawah mungkin semenit, sejam, sehari, seminggu, sebulan, setahun atau bertahun2 di depan kita bisa barada di atas. Tapi yang paling penting di manapun berada kita selalu ingat bagaimana kita dulu.

Tentang seorang teman kita yang paling “manis” sendiri mungkin menunggu takdir dari ALLAH yang penting harus terus berdoa. Insya ALLAH orang yang sabar selalu di sayang ALLAH.

Makasih fan, q gak nyangka persahabatan kita seperti itu klo di lihat. Kapan2 di sambung lagi. Sory tulisannya jelek dan gak nyambung hehehe….

Salam buat semua teman yang di sana.
Salam dari tanah perantauan
Samarinda, Loa Janan
Minggu, 30-04-2008, 09:45″

Sahabatku, terima kasih atas komentar-komentar kalian. Aku sebenarnya iri dengan pencapaian kalian tapi iriku justru membuat kebahagian tersendiri. Kalian telah mencapai tangga awal untuk meniti kehidupan. Semoga kita masih tetep bisa saling mengenang persahabatan kita.

Tetep kontak ya friend.

Tentang syafur

aku adalah yang orang liat dan pikirkan
Pos ini dipublikasikan di sembarang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s