Journey to Kediri part I

Akhirnya ini posting pertama dari kos-kosan, coba-coba koneksi internet pake AXIS (GSM yang baik :)). Ternyata lumayan bagus untuk kelas gratisan di indonesia :):). Mungkin udah banyak yang tau sich, tapi just info aja. Oke kembali ke topik utama, perjalanan ke KEDIRI tempatnya PERSIK bermarkas.

Berawal dari janji dengan seorang teman, akhirnya kemauan untuk berangkat ke KEDIRI tidak dapat di tunda lagi. Tanggal yang telah di tentukan sudah datang, dimana rencana awal berangkat menggunakan Kereta Api tapi tidak terlaksana karena keterlambatan jadwal. Akhirnya aku berangkat menggunakan sepeda motor ku yang baru berusia 1 bulan 1 minggu🙂. Walaupun badan sudah tidak fit, namun hasrat untuk tiba di KEDIRI begitu besar. Dengan target perjalanan sekitar 3jam aku berangkat start dari surabaya pukul 11:30 WIB. Dengan kondisi jalan yang lumayan sepi (mungkin karena bertepatan hari kamis), aku dapat memacu kendaran dengan stabil di kecepatan 80km/h. Alhamdulillah pukul 14:00 dengan selamat aku sampai di Jombang lalu sempat istirahat dan sholat selama 30 menit. Di masjid itu aku bertemu dengan seorang pedagang bunga keliling (kebetulan juga orang KEDIRI), dimana dia tidak hanya berkeliling di dalam kota tapi juga antar kota. Karena aku belum pernah ke Kediri maka aku tanyakan sekalian jalan alternatif dan tercepat yang dapat di tempuh dari Jombang ke Kediri. Beliau lumayan banyak bercerita dan banyak tau karena mungkin pekerjaan beliau yang sering di jalan. Kira-kira pukul 13:30 aku bergegas berangkat ke Kediri dengan rute melewati Kertosono terlebih dahulu atas saran dari bapak penjual bunga (terima kasih pak walaupun aku belum sempat berkenalan nama dengan anda). Berjalan dengan kecepatan 50-60km/h dari Jombang, akhirnya masuk kota Kediri kira-kira pukul 15:30an. Karena tidak tau rute, aku berhenti di depan Kantor Kepala Desa Ngadiluwih (waktu sms temanku posisi terakhir ku, eh ternyata anaknya nggak tau tempat itu). Ya akhirnya aku menuruti saran dari bapak penjual bunga lebih baik janjian di depan Kantor Pos kota Kediri aja, dimana itu dekat dengan pintu masuk kota Kediri, lalu aku sms lah teman ku. Menunggu adalah pekerjaan yang membosankan akhirnya terlewati setelah 15 menit temanku sampai di depan kantor Pos. Tanpa banyak mengobrol aku langsung berangkat menuju lokasi untuk segera istirahat dan bongkar muatan🙂.

Kota Kediri, kota yang banyak dilalui dengan jalan satu arah (jika di bandingkan dengan Ponorogo). Dengan motto dari “Zero Street Crime” maka di setiap sudut jalan tidak heran selalu ada petugas berseragam. Setelah sampai di rumah temanku tugas pertama yang selalu aku lakukan dari perjalanan jauh adalah, sungkem pada kedua orang tua lalu tentunya kamar mandi🙂. Lalu tidak jauh berbeda dari kunjungan seorang sahabat ke sahabat yang lain, sore itu di isi dengan kegiatan mengobrol hingga tidak terasa waktu sudah sore dan tiba saatnya membilas diri agar tidak di katakan “kemproh”. Selesai membilas diri dan ritual rutin 5 waktu dengan Allah SWT, dilanjutkanlah acara mengobrol untuk sesi ke 2 dengan bapak sama ibu selaku tuan rumah dan yang punya rumah yang juga tidak tidak terasa kumandang Adzan Maghrib menghentikan sesi ke 2 tersebut untuk menunaikan sholat Maghrib. Lalu di isi dengan acara umum seperti makan malam, sholat, ngobrol sana-sini lalu tak terasa sudah pukul 21:00 malam waktunya badan ini di rebahkan agar sendi-sendi ini dapat beristirahat dari tugas berat seharian menahan hasrat dan nafsu sang pemilik sementar tubuh itu. Tidak terasa, mungkin karena capek (oya catatan jalan dari Kertosono ke Kediri sungguh luar biasa bergelombang, hingga badan ini ingin lepas satu persatu untuk menjerit seandainya dapat dilakukan) akhirnya dengan cepat mata ini terpejam.

Itulah sedikit cerita part I untuk perjalan ke Kediri, dimana rencana akan di bagi dalam 3 part yang mana di sesuaikan dengan waktu 3 hari yang di habiskan dari perjalanan berangkat hingga pulang ke Surabaya.

Tentang syafur

aku adalah yang orang liat dan pikirkan
Pos ini dipublikasikan di Pemikiran-Ku, sembarang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s