2 Sisi hitam putih sebuah informasi

Nggak ngerti harus mengungkapkan pemikiran ini dimana. Akhirnya ya nulis disini aja. Blog tercinta ku.

Dari judul mungkin aku sendiri ingin mengutarakan pemikiran bahwa hitam itu identik dengan hal yang tidak baik sedangkan putih adalah sesuatu yang baik. Sebenarnya memang tidak berhubungan dalam arti sesungguhnya, cuma bahasa kiasan. (Kalau warna favorit saya sendiri memang HITAM). Jadi kalau di artikan lagi menjadi 2 buah sisi baik dan buruk sebuah informasi. Kenapa hal ini ingin sekali aku tulis karena informasi atau berita yang kita dengar itu menggambarkan kehidupan lain di sekitar kita yang mungkin luput dari pandangan langsung mata kita. Jadi informasi sudah merupakan kebutuhan hidup manusia, kita lihat saja dari pagi hingga sore TV-TV nasional indonesia tidak pernah berhenti memberitakan tentang selebritis-selebritis di infotainment. Kembali ke topik 2 buah sisi baik dan buruk informasi, kita kembali belajar lagi. Apakah berita-berita itu penting bagi kita, bermanfaat bagi kita, atau berita itu hanya sekedar membuat kita tau, dll.

Aku selalu berpikir bahwa suatu berita diinformasikan pasti hampir bertujuan baik, mungkin dengan alasan biar dunia tau atau ya memang kenyataan seperti itu. Lalu apakah kita harus selalu menginformasikan ke kalayak semua hal itu, dengan lugas dan jelas seluruhnya, tentunya tidak mungkin bukan. Seperti kita lihat berita kriminal dengan berbagai kasus yang terjadi mulai dari pembunuhan (bahkan yang antar saudara, keluarga ,tetangga), perampokan, narkoba, pemerkosaan (juga bisa terjadi antar keluarga). Atau acara gosip artis yang beritanya melulu tentang perceraian dan ketidak harmonisan keluarga. Dan saya melihat kesemua acara itu di konsumsi oleh publik tidak pada tempatnya seperti acara kriminal pukul 11 hingga 1 siang dimana pada pukul-pukul itu banyak anak SD kelas 1 sudah pulang dan menonton acara itu sambil makan siang, dan sebenarnya mereka juga tidak berniat menonton tetepi karena orang tua yang memilih maka seorang anak SD tentunya hanya “sekedar” melihat “toh” mereka berpikir “cuma sebentar”. Atau seperti berita di koran terbesar di jawatimur tentang “grey chicken” / ayam abu-abu (lebih mudahnya PSK pelajar di tingkat SMA). Dimana semua yang berbau grey chicken di kota Surabaya di bahas dengan cukup lugas, lengkap dan jelas. Tentunya kalau untuk orang dewasa ini menjadi info yang berharga, dimana kehidupan seperti itu tidak jauh dari lingkungannya sehingga bisa berhati-hati dan masih banyak hal baik dari info yang di peroleh itu. Mungkin sebanding dengan hal baik dari info tersebut, akhirnya seorang pria hidung belang yang kesulitan mendapat grey chicken akan tau jalus tikus tersebut. Atau seorang perempuan muda yang polos, yang telah di nodai sang pacar terinspirasi oleh informasi tersebut untuk terjun di dunia hitam pelacuran demi materi yang memang berlimpah ??

Mungkin memang kenyataan kehidupan manusia saat ini seperti itu, kita tidak bisa lepas dari yang baik dan buruk, benar dan salah. Tapi jika kita sudah di tempa dengan pendidikan maka tentunya kita akan bisa memilah-milah mana informasi yang baik dan buruk serta yang benar atau salah. Cuma masalahnya jika informasi itu di terima oleh seorang anak yang bahkan masih baru bisa membaca. Tentunya mereka belum mengerti apakah hal itu baik atau buruk, benar atau salah. Memang semua kembali ke pribadi orang-orang atau pemirsa atau pembaca atau apalah yang menerima informasi tersebut tapi saya sebenernya sungguh berharap generasi penerus bangsa in di berikan informasi tentang betapa besarnya Bangsa Indonesia, betapa kemerdekaan di raih dengan perjuangan, betapa banyak prestasi yang di raih oleh Bangsa Ini, betapa banyak orang sukses di Negeri Tercinta ini. Sehingga generasi bangsa akan bangga melihat bangsa ini, dan akan optimis untuk membangun negeri ini menjadi lebih baik. Sehingga akhirnya berita-berita atau informasi kriminal itu akan hilang sendiri bukan karena paksaan, tapi memang masih banyak yang bisa dilakukan oleh sebuah generasi yang optimis dan bangga terhadap suatu bangsa. Sehingga mereka tidak mengenal lagi secara langsung informasi tentang perbuatan-perbuatan buruk itu.

Yah semoga bisa menjadi renungan bagi semua, sehingga informasi yang di sajikan bisa selalu membangun bangsa dan negara Indonesia. Memang tulisan saya juga tidak bisa menampilkan 1 sisi putih saja, tapi saya selalu berharap dapat melakukannya. Perubahan di mulai dari yang kecil.

Tentang syafur

aku adalah yang orang liat dan pikirkan
Pos ini dipublikasikan di Pemikiran-Ku. Tandai permalink.

4 Balasan ke 2 Sisi hitam putih sebuah informasi

  1. rhee berkata:

    mo ngasih tambahan, kalo ngomong masalah tontonan di indonesia, tv emang dah jadi racun buat masyarakat, semua acara dari pagi sampe pagi lagi menampilkan acara yang tidak tdk penting banget….. hanya segelintir acara yang bisa ditonton, so tv udah jadi musuh utama buat kita semua……. kalo masalah media cetak mo ngasih ktritik nehh…… kalo koran itu khan emang untuk umum dalam artian utk memberi info ke orang2 dewasa yang perlu tau berita diluar, dan itu bukan konsumsi anak2, media cetak lbh manusiawi dibanding tv, masih ada majalah utk anak2 walopun skrg isinya udah gak terlalu anak2 lagi sech….. tinggal pinter2nya orang tua aja mendidik dan mengawasi anaknya, tapi back to person nya masing2 sech……. semoga always bisa jaga diri aja.

  2. syafur berkata:

    to @rhee

    terima kasih sudah berkunjung ke blog saya
    apakah saya kenal dengan anda ????
    jika belum salam kenal
    jika sudah siapakah anda ?
    (dari insialnya kayaknya udah kenal, tapi kok dari bahasa beda ya :D)

  3. rhee berkata:

    salam kenal juga, maaf kemarin cuma iseng aja isi komen🙂
    emang ada yang inisial namanya sama seperti saya ya? mungkin namanya gak jauh beda juga

  4. syafur berkata:

    Yup, nama kakak saya mirip sama inisialnya.

    Oya skalian mau tanya nich ? blognya apa ya ?

    Thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s