Puasa Di IbuKota

Ramadhan tahun ini terasa sangat berbeda dari ramadhan-ramadhan sebelumnya. Cobaan sungguh terasa dan dengan suasana yang berbeda. Jauh dari rumah, jauh dari teman dekat, jauh dari orang-orang yang selalu menemani saat kita berbuka puasa maupun bersantap sahur.

Dimulai dengan terawih di masjid dekat rumah Bulek, makan saur seadanya. Lalu setelah sholat subuh langsung mandi dan bergegas ke stasiun untuk berangkat ke kantor. Di dalam kereta yang penuh sesak menambah ujian yang di berikan sang Kholik kepada kita. Setelah turun dari kereta masih harus jalan kaki ke Kantor, duh rasanya berat banget. Tapi itulah ramadhan tahun ini yang harus kujalani dengan ikhlas.

Dan alhamdulillah sudah tidak terasa lagi kalau aku telah melewati 10 hari berpuasa, walaupun sedikit mines dengan bolong sholat tarawih 2 kali. Semoga di sisa 20 hari terakhir ini aku bisa semakin menambah kualitas ibadahku.

Ya Allah semoga puasa tahun ini menjadi berkah bagiku, dan semoga aku masih bisa di pertemukan kembali dengan Ramadhan tahun depan.

Selamat menjalankan ibadah Puasa. Mohon maaf lahir dan batin jika irfan punya salah.

Tentang syafur

aku adalah yang orang liat dan pikirkan
Pos ini dipublikasikan di Rohani. Tandai permalink.

3 Balasan ke Puasa Di IbuKota

  1. rhee-a berkata:

    istiqomah ya dek🙂

  2. irfan berkata:

    Makasih ya mbak. Duh kangen sama mbak Ria :(:(
    >:D:D<

  3. omenz berkata:

    nge Junk aaaaaaahhhhhhh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s