Duka Palestina

Alhamdulillah, bisa ngisi blog lagi setelah lama nggak pernah aktif. Sampai turun peringkatnya🙂

Masuk 2 tahun baru ini Masehi sama Hijriah dunia Islam kembali di kejutkan oleh serangan brutal kaum Zionis ke Gaza-Palestina. Bahkan hingga saat memposting blog ini jumlah korban yang sahid sudah mencapai lebih dari 800 jiwa dengan 300 di antaranya adalah anak-anak. Kembali mereview, kita semua sudah tau bahwa bahasa yang di kenal oleh kaum Zionis itu cuma kekerasan. Sejak mereka di membuat konspirasi untuk mendapatkan sesuatu yang di sebut tanah perjanjian oleh Yahudi. Dengan memanfaatkan kekalahan inggris(yang menjajah palestina saat itu) dari Jerman, kaum Zionis membuat suatu perjanjian yang mengatakan bahwa jika mereka dapat membuat AS bergabung untuk membantu Inggris yang sudah kalah maka harus memberikan Jerusalem pada mereka.

Kita juga mengetahui bahwa perpolikan di AS hampir seluruhnya di gerakkan oleh kaum Zionis. Seperti kita lihat saat ini, Obama yang menggaungkan perubahan juga tidak dapat berkomentar apa-apa karena secara tidak langsung mempengaruhi politik di Gedung Putih. Tapi masih patut kita tunggu perkembangannya setelah Obama di lantik nanti(walaupun saya sendiri beranggapan tidak akan banyak perubahan). Jadi dengan mudah AS membantu Inggris mengalahkan Jerman, sejak saat itu terjadi perpindahan besar-berasan orang Yahudi ke Palestina hingga saat ini.

Hamas dan Perjuangannya

Dari sedikit review di atas kita jadi teringatkan kembali bahwa siapa yang di jajah dan siapa sebagai penjajah. Jadi jika selama ini Hamas selalu melakukan perlawanan adalah karena mereka dalam posisi terjajah. Sejak kapan dunia yang berperikemanusiaan mendukung penjajahan(kecuali AS, Inggris dan sekutu imperialis lainnya). Jadi jika Israel memblokade, mengintimidasi dan membunuh para penduduk di Gaza apakah itu bisa di benarkan sebagai tindakan membela diri ?? Bukankah itu hanya sarana untuk semakin menghancurkan semangat juang rakya Palestina untuk merdeka, sehingga suatu saat bangsa ini akan dimusnahkan(mungkin tidak secara keselurahan, tapi semangatnya). Apalah artinya suati negara jika dikendalikan oleh negara yang lain ?

Jadi Hamas tidak akan pernah diam dan menyerah selama Yahudi masih menginjakkan kakinya di Palestina. Dengan adanya Palestina kembali kita di ingitkan oleh Allah bahwa di saat kita makan enak di McD, menyeruput secangkir kopi mahal di Starbucks. Sudah ratusan anak-anak tak berdosa menjadi korban kebrutalan Israel. Malu rasanya jika kita hanya berdiam diri melihat hal ini, sementara panggilan jihad kembali di putar ke dalam pikiran kita. Seperti para pemimpin dunia arab yang diam saja tidak berkutik.

Mungkin tulisan ini tidak banyak membantu saudara-saudara kita di Gaza saat ini tapi minimal kita tidak melupakannya. Mari kita bantu minimal dengan doa, syukur-syukur kita semua bisa membantu jihad dengan harta kita. Semoga Allah memberikan kemenangan atas rakyat Palestina dan memberikan kekuatan serta kesabaran. Amin

Tentang syafur

aku adalah yang orang liat dan pikirkan
Pos ini dipublikasikan di Renungan. Tandai permalink.

2 Balasan ke Duka Palestina

  1. Hery Purnama berkata:

    assalamualikum

    slm sukses my best prens..
    moga kemudahan slalu menyertai hidup kita,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s