Dari garuda indonesia ke bus kota

Lagi tidak ada kerjaan,dari pada bengong ingat-ingat kejadian yang agak aneh juga waktu itu. Tepatnya sekitar 2 bulan yang lalu.
Setelah dapat tugas untuk instal nms di Balikpapan sama di Denpasar. Di Balikpapan yang memakan waktu cukup lama karena mempelajari bug-bug yang timbul setelah programnya bener-bener di implementasikan. Setelah dapat pemecahannya,akhirnya berangkat ke Denpasar naik Garuda(jarang-jarang nich kantor ngasih garuda). Waktu 1 minggu akhirnya kelar juga,trus balik ke Jakarta ladi dech. Nggak tau kenapa kok dapat garuda lagi,tp sayangnya kali ini delay 30menit. Yah nggk apa-apalah,pasti ada hikmahnya.
Menikmati pelayanan garuda yang emang lebih di atas dari pada maskapai yang lain,nggk terasa udah nyampai d Cengkareng. Setelah keluar terminal langsung menuju ke bus bandara yang menuju ke blokM,kayaknya yang paling dekat dan mudah transportnya kalau mau ke depok. Nyampai blokM langsung nyari kopaja 63 ke arah depok. Di bus yang penuh sesak,capek yang udah memuncak rasanya pengen segera nyampai rumah. Tapi mau gimana sedikit kemacetan di sana sini,pengamen,pengemis berlalu lalang di dalam bus. Akhirnya jam 8.30an nyampai juga di rumah. Makan trus istirahat dech.
Saat mau nulis ini baru kepikiran kalau kejadian itu bener-bener berharga ternyata. Dimana saya melihat pemandangan yang kontras terjadi pada waktu tidak lebih dari 4jam. Mulai berangkat dari bandara NgurahRai sampai SoeHat. Di dalam bandara orang pada sibuk telp sana sini,tertawa,ada anak-anak yang bermain main PSP,nintendoDS,dll. Dengan dandanan yang kebanyakan wah. Lalu 30menit kemudian saya sudah di dalam bus bandara dengan pemandangan yang mulai berubah. Ada beberapa TKI,atau orang-orang yang bekerja di bandara serta penumpang pesawat yang lain. Sampai di blokM berbeda lagi,banyak pedagang asongan,pengemis,pengamen.15menht kemudian saya sudah di dalam kopaja yang penuh sesak. Ada pns,pegawai swasta,dlk d dalam. Lalu seorang anak masuk meminta sumbangan untuk sekolah. Apa salah anak ini jam 8 malam begini masih mencari uang,bandingkan anak-anak di bandara yg bermain PSP. Bukankah usia itu adalah usia bermain.
Takdir setiap manusia sudah di takdirkan oleh Allah SWT. Salah satu pelajaran yang bisa aku ambil,hidup di dunia ini benar-benar hanya lewat bisa diatas dan dengan cepat pula jatuh kebawah. Seperti dari Garuda yang mewah ke kopaja yang pengap.

Posted by Wordmobi

Tentang syafur

aku adalah yang orang liat dan pikirkan
Pos ini dipublikasikan di Pemikiran-Ku, sembarang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s