Kadang-kadang “ngompol” boleh dong

Boleh lah sebagai warga negara kita kadang-kadang “ngompol”. Bukannya kita negara demokrasišŸ™‚ .

Saya bukan orang yang ahli dalam bidang ini, bahkan bisa di katakan nggak ngerti sama sekali. Tapi yang saya lihat adalah perkembangan yang ada saat ini, isu-isu yang ada saat ini. Karena sebentar lagi negeri ini akan mengadakan hajatan yang sangat besar, Pemilihan Umum(Pemilu) dengan mencontreng. Terlepas dari kinerja KPU yang sering di sorot akan banyaknya kekurangan hingga yang saat ini masih panas adalah simpang siur jumlah pemilih total untuk pemilu legislatif kali ini setelah ada pendataan ulang, atau lucunya kampanye-kampanye para dewan di daerah-daerah, atau sulitnya cara pemilihan kali ini jika tidak ada sosialisasi yang jelas, hingga ancaman golput yang besar karena pesimistis warga akan kinerja dewan yang mereka pilih selama ini dengan melihat beberapa kasus korupsi dan berita media-media massa lainnya tentang beberapa tingkah anggota dewan, juga tidak ketinggalan kontrofersi fatwa haram MUI tentang Golput.

Tapi dari semua kekurangan itu dengan adanya hajatan besar ini semoga bisa membawa arah kemajuan bangsa ke arah yang lebih baik dan dapat bejalan dengan aman. Masyarakat pun sekarang juga semakin cerdas dalam memilih, sehingga semakin dapat belajar membedakan dan menilai calon-calon yang akan mereka pilih walaupun masih belum semua juga. Acara-acara debat di televisi nasional memberikan alternatif pilihan pemilih untuk menilai caleg yang akan maju.

logo-polbus.jpg

dari : febridiansyah.files.wordpress.com

Pernah melihat acara interpol(interview politik) yang sedikit-banyak membedah pandangan politik orang-orang di acara tersebut. Beberapa minggu ini saya melihat ada Sri Bintang Pamungkas, Cak Imin, Permadi. Semakin menambah pengetahuan tentang politik negeri ini. Tentang pandangan orang-orang luar biasa itu. Dalam pemilu ini juga memunculkan banyak tokoh seperti Rizal Ramli, Prabowo, Sutrisno Bachir, Sri Sultan bahkan Dedi Mizwar untuk maju sebagai Calon Presiden yang akan memimpin kemana arah dan tujuan bangsa ini akan di bawa. Patut di simak persaingan mereka dengan tokoh-tokoh lama(yang itu-itu saja). Saat dalam debat, ataupun diskusi sehingga kita bisa melihat kualitas mereka sebagai calon pemimpin kita.

Yah moga-moga ini bukan sekedar ngompol (ngomong politik) tapi juga buat pembelajaran saya untuk selalu mencari yang lebih baik. Untuk kemajuan saya dan semoga juga orang lainšŸ™‚

Tentang syafur

aku adalah yang orang liat dan pikirkan
Pos ini dipublikasikan di Pemikiran-Ku dan tag . Tandai permalink.

4 Balasan ke Kadang-kadang “ngompol” boleh dong

  1. dir88gun berkata:

    assalamu alaikum wr. wb.

    Permisi, saya mau numpang posting (^_^)

    http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/menggugat-demokrasi-daftar-isi/
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/03/17/demokrasi-bukan-jalan-perubahan-hakiki/

    Sudah saatnya kita ganti sistem,
    untuk masa depan umat yang lebih baik!
    semoga link di atas bisa menjadi salah satu rujukanā€¦

    Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
    Mohon maaf kalau ada perkataan yang kurang berkenan. (-_-)

    wassalamu alaikum wr. wb.

  2. leo berkata:

    Sotoy neh

  3. leo berkata:

    neh udah jadi web kuwh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s